NEWS

Friday, June 1, 2018

UKK SMA PGRI 24 Jakarta berbasis Komputer

Mengikuti program pemerintah khusunya Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam hal pelaksanaan ulangan kenaikan kelas tahun ini pelaksanaan ujian di SMA PGRI 24 Jakarta berbeda dengan tahun sebelumnya. Ujian kali ini tidak menggunakan kertas lagi tetapi menggunakan komputer sebagai sarana ujian seperti halnya UNBK.

Tujuan dari pelaksanaan ulangan kenaik kelas (UKK) / PAT berbasis komputer adalah emperisapkan peserta didik untuk terbiasa dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam Pendidikan. Dengan perangkat yang dimiliki berjumlah 65 CPU dan Laptop dengan 2 ruang Lab TIK yang bekerja sama dengan SMP PGRI 30 Jakarta karena dalam satu atap kegiatan ini berjalan dengan lancar.

Ujian yang dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2018 sampai tanggal 31 Mei 2018 ini terdiri dari 2 sesi dan setiap sesinya 3 mata pelajaran. Total rombel yang ada SMP PGRI 30 Jakarta 4 rombel SMA PGRI 24 Jakarta 5 rombel jadi total rombel adalah 9.

Sementara apliakasi yang digunakan adalah Beesmart yang mudah dalam pengelolaannya dan hampir mirip dengan aplikasi UNBK. SMA PGRI 24 mengucapkan banyak terima kasih kepada pengembang apliasi Ujian Berbasis Komputer Beesmart yang telah ikhlas menggratiskan aplikasinya untuk digunakan, semoga beesmart kedepannya akan semakin handal.

SMA PGRI 24 dan SMP PGRI 30 Jakarta juga mengucapkan banyak terima kasih kepada orang tua peserta didik dan Bapak/Ibu Guru atas kesediaannya memnjimkan laptop untuk menambah kekukrangan yang digunakan oleh putra-putri dalam ujian kali ini.

Sebelum melaksanakan ujian, siswa wajib mengambil kartu peserta yang telah tercantum user dan password login. User password ini selanjutnya digunakan untuk membuka soal yang akan hendak dikerjakan. Sistem yang digunakan pun mirip seperti UNBK. Setelah siswa login, maka ia dihadapkan pada tampilan full screen browser, sehingga tidak mungkin bagi siswa membuka tab baru untuk keperluan mencari referensi atau melakukan kecurangan (mencontek).

Untuk kegiatan ujian berikutnya, model seperti inilah akan digunakan oleh SMA PGRI 24 Jakarta. Selain sebagai bentuk implementasi dari kurikulum 2013, model ujian seperti ini cenderung lebih efektif dan efisien. Tak perlu lagi mencetak lembar soal yang cenderung membutuhkan biaya cukup banyak. Guru juga tak direpotkan lagi mengkoreksi jawaban karena hasil ujian telah terekap otomatis oleh sistem. Selain itu, tingkat kejujuran siswa dalam mengerjakan soal ujian benar-benar bisa dipertanggungjawabkan.

Karena keterbatasan sarana inilah jadwal ujian harus dibagi menjadi 2 sesi. Namun, SMA PGRI 24 Jakarta akan terus berbenah untuk melengkapi fasilitas sekolah. Kelengkapan fasilitas ini penting karena seterusnya Smanggar akan menerapkan Computer Based Test (CBT) pada tiap pelaksanaan ujian, baik ujian sekolah maupun Ujian Nasional

No comments:

Post a Comment