NEWS

Wednesday, February 20, 2019

Peranan Hypnotecahing Dalam Pendidikan


Jakarta, smapgri24-jkt.sch.id Di Indonesia pendidikan telah mengalami perkembangan disegala bidang dan dalam usaha meningkatkan sumber daya manusia, pendidikan berkualitas merupakan solusinya. Pada setiap sekolah telah menerapkan standar kelulusan agar para siswa saling berkomptisi mem peroleh prestasi yang baik. Setiap siswa diharapkan mampu bersaing dengan siswa dari sekolah lain. Hal ini semacam menjadi keharusan. Secara tidak langsung tinggi rendahnya prestasi siswa menuntut para guru agar bisa menjadi guru profesional dan berdedikasi tinggi. Maksud dari guru profesional adalah guru yang mampu mengembangkan potensi siswa secara alami. Pengembangan potensi ini dilakukan dengan menggunakan metode pemeblajaran yang dirancang oleh guru tersebut.

Kesalahan dalam menerapkan metode pembelajaran oleh guru seringkali kita temukan. Kesalahan-kesalahan tersebut tentu akan berdampak buruk pada proses pembelajaran di kelas. Di sinilah peran hypnoteaching sebagai metode pembelajaran yang harus diterapkan dalam belajar mengajar. Mengapa hypnoteaching ??? sebab dengan penerapan hypnoteaching dapat meningkatkan kualitas diri pada siswa, memotivasi diri para siswa, dan meningkatkan prestasi para siswa. Hypnoetaaching dapat digunakan oleh guru dan siswa dalam mengolah informasi yang berupa fakta, data dan konsep pada proses belajar mengajar.


Hypnoteaching memungkinkan proses pembelajaran memiliki Sinergi antara metode pembelajaran dan strategi. Hypnoteaching dapat digunakan sebagai metode pembelajaran yang tepat untuk mencapai hasil pembelajaran yang maksimal. Metode pembelajaran sendiri dapat diartikan sebagai cara yang digunakan seorang guru untuk menerapkan rencana yang telah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Merupakan salah satu elemen di sekolah yang secara langsung dan aktif bersinggungan dengan siswa setiap guru harus memiliki kemampuan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Penampilan seorang guru
Penampilan mencerminkan kepribadian. Penampilan merupakan hal yang semestinya diperhatikan guru dalam kegiatan belajar mengajar. Sedikit atau banyak penampilan mempengaruhi pembawaan seseorang guru dalam suksesnya hypnoteaching. Dalam berpenampilan seorang guru perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1.   Kerapian berpenampilan
Penampilan merupakan cermin kepribadian seorang guru diharapkan selalu berpakaian bersih dan rapih. Dengan berpenampilan bersih dan rapi melahirkan rasa percaya diri seorang guru. Dengan demikian dapat menjadi daya tarik yang kuat bagi peserta didik. sekecil apapun para siswa akan menilai penampilan guru yang mengajar di hadapannya.

Baca juga : Manfaat Tryout

2.   Kepantasan berpenampilan
Sebagai Teladan di sekolah seorang guru tentunya dapat menempatkan diri dalam berpenampilan. ketika mengajar di kelas sebaiknya mengajar dengan pakaian rapi bersepatu bagus dan memakai wangi-wangian. dengar kepantasan ke penampilan yang ditunjukkan seorang guru akan membuat huruf lebih percaya diri dan para siswa akan lebih mempercayai kemampuan guru itu.

Sikap simpati dan empati seorang guru
Guru pribadi yang mulia . isinya mengemban tugas yang tidaklah mudah. menghadapi berbagai karakter para siswanya guru harus menunjukkan keramahan dan kebaikan hatinya yang tulus. sehingga materi pembelajaran yang telah siap disampaikan dapat diterima dengan baik oleh siswa sebab dalam penyampaian diikuti sikap simpati dan empati. hal-hal yang penting diperhatikan mengenai sikap simpati dan empati yang berkaitan dengan hypnoteaching adalah sebagai berikut
1.   Sikap Simpati
Fungsi guru bukanlah sekedar sebagai seorang pendidik. Dalam menjalankan tugasnya sebagai guru harus berbekal sikap Simpati. Sikap simpati yang ditunjukkan seorang guru kepada siswa sangat membantu memajukan prestasi siswa. Seorang guru yang memiliki sikap simpati kepada siswa juga akan melahirkan sikap Simpati siswa terhadap guru.

Sebagai contoh, itu Ketika ada seorang siswa yang terkenal dengan kelak kenakalannya guru tersebut tetap memperlakukannya dengan baik tanpa membelinya sebagai anak nakal. Dengan begitu siswa tersebut akan menunjukkan rasa hormat kepada guru yang juga tidak membeda-bedakan nya . siswa akan berusaha mengerti dan patuh kepada guru sebagai balasan sikap guru yang memahaminya.

2.   Sikap empati
Tidak bisa dipungkiri, di sekolah beberapa siswa terlihat memiliki permasalahan. permasalahan-permasalahan tersebut terlihat dari sikap mereka yang suka mengganggu teman tidak patuh kepada guru, dan melakukan berbagai tindakan tidak mematuhi peraturan lainnya guru tidak begitu saja mengadili mereka sebagai siswa bermasalah Yang Harus dipatuhi atau dikeluarkan dari sekolah guru berusaha menunjukkan sikap empati nya dengan mencoba memahami dan membantu memecahkan permasalahan permasalahan siswa tersebut. guru tentu akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu mengenai absen mengenai alasan siswa melakukan yang bertentangan dengan aturan di sekolah. Guru menggali dan mengumpulkan berbagai informasi yang ada untuk mendapatkan solusi yang tepat dalam membantu

No comments:

Post a Comment